Jumat, 14 September 2007

BERSABAR TERHADAP UJIAN









Sabar adalah kata yang sudah tidak asing lagi kita dengar sehari-hari. Biasanya sabar ditujukan bagi orang yang sedang mendapat kesusahan atau bencana. Di dalam Al-Qur’an kata sabar sering sekali ditemukan. Namun sabar yang dibicarakan Al-Qur’an tidak sesederhana yang diketahui oleh kebanyakan orang.



Dalam Al-Qur’an sabar adalah sebuah pertolongan saat kesulitan, karena dengan bersabar tanpa tergesa-gesa seseorang dapat berfikir jernih dan menemukan jalan keluar dari kesulitan. Dia juga merupakan syarat untuk mendapat kesenangan, kemenangan, dan keberuntungan. Sabar juga adalah benteng dari kefakiran karena orang yang sabar dalam mencari penghasilan lebih berpeluang untuk sukses sedangkan orang yang tidak sabar dan mudah menyerah sudah pasti gagal.



Setiap manusia pasti mendapat ujian dari Allah. Ujian yang diberikan Allah keada manusia merupakan alat penilaian yang adakalanya Allah saja yang menilai dan terkadang ia nampakkan hasil ujian tersebut kepada manusia lainnya. Hanya orang yang sabarlah yang dapat bertahan dan mendapat hasil positif dari ujian yang diberikan Allah kepadanya. Sebaliknya, orang yang tidak sabar akan menjadi hina baik terlihat atau tidak.



وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتَّى نَعْلَمَ الْمُجَاهِدِينَ مِنْكُمْ وَالصَّابِرِينَ وَنَبْلُوَ أَخْبَارَكُمْ.


Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu; dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu. (Muhammad: 31)



Sabar ada dua, yaitu sabar terhadap apa yang dibenci, dan sabar terhadap apa yang dicintai. Sabar terhadap apa yang dibenci adalah sabar menghadapi ujian berupa bencana, kesulitan hidup, kekurangan, dan kesengsaraan. Bagi setiap bencana pasti ada batas yang berakhir padanya, sedangkan obatnya adalah sabar terhadapnya. Allah berfirman:


وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ.
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar,(Al-Baqarah:155)



Sabar terhadap apa yang dicintai adalah menahan diri dari kenikmatan dan keindahan yang dilarang Allah atau berpotensi membuat lalai dari mengingat Allah. Orang yang sabar akan meninggalkan tokonya yang ramai pembeli untuk melaksanakan sholat Jum’at. Orang sabar juga akan menjauhkan diri dari sesuatu yang syubhat meskipun berupa hidangan lezat yang tersedia di restoran mewah.


Dalam menjalankan ibadah, perjuangan, dan pengabdian di jalan Allah sabar adalah penentu diterima atau tidaknya semua itu oleh Allah. karena sabar merupakan buah dari ikhlas dan kehusyukan seseorang menjalani ibadah.
Para sahabat nabi diperingatkan Allah untuk sabar dalam masa-masa sulit sebelum pembebasan Makkah.



يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ.


Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.(Ali Imran: 200)



Di saat manusia mulai merasa jauh dari Tuhannya, sabar yang bersanding dengan sholat khusyuk adalah alat untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Dengan sabar seseorang memahami eksistensinya sebagai hamba yang memperoleh nikmat yang banyak. Kesabaran yang teguh akan memadamkan api nafsu yang berpotensi menjadikan manusia lupa dari Tuhannya.


يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ.


Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.(Al-Baqarah: 153)



Imam Ali berkata, buanglah darimu segala kesusahan yang menimpamu dengan kesabaran yang teguh dengan keyakinan yang baik. Seandainya kesabaran berbentuk seorang laki-laki, pasti dia adalah seorang laki-laki yang saleh.


Untuk itu, marilah kita belajar untuk bersabar terhadap segala ketentuan Allah dan bersabar dalam berjuang di jalan Allah.